WASHINGTON--MI: Mungkin muncul letupan besar ketika beberapa ilmuwan mengumumkan pada 2006 bahwa citra dari pesawat antariksa NASA menunjukkan air kelihatannya telah mengalir di permukaan Mars pada dasawarsa lalu tapi penelitian baru menimbulkan keraguan mengenai temuan itu.
Beberapa ilmuwan lain, Jumat (29/2), mengatakan gambar baru dan simulasi komputer dengan kuat menunjukkan bahwa longsoran pasir dan batu kerikil merupakan penjelasan yang lebih mungkin bagi timbunan terang di selokan yang sebelumnya digembar-gemborkan sebagai bukti mengenai arus air belum lama ini.
"Kami memulai dengan tak memikirkan bahwa kami akan menghilangkan prasangka apa pun. Saya sama sekali berpendapat itu akan berupa cairan," kata Jon Pelletier, profesor geosains di Univeristy of Arizona, yang memimpin studi itu, dalam suatu wawancara telepon.
Dengan menggunakan gambar dari Mars Global Surveyor milik NASA dan yang lebih baru, catatan remecahan yang lebih tinggi dari Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA, tim tersebut menciptakan gambar tiga dimensi dari salah satu susunan geologi yang memperlihatkan arus mengalir ke bawah di satu celah.
Para ilmuwan itu kemudian menjalankan simulasi komputer mengenai kondisi apa yang mungkin telah menimbulkan susunan semacam itu. Arus cairan tak sepenuhnya cocok dengan susunan dalam contoh komputer tapi aliran benda kering yang berisi butiran kecil seperti pasir dan kerikil lebih cocok, kata mereka dalam laporan di jurnal Geologi.
"Apa yang sebelumnya kami harap akan dapat dilaksanakan ialah mengesampingkan model aliran kering --tapi itu tak terjadi," kata profesor ilmu planet di University of Arizona, Alfred McEwen, dalam suatu pernyataan.
Pelletier mengatakan penelitiannya tak dapat sepenuhnya mengesampingkan bahwa cairan menciptakan pembentukan aliran itu, yang berukurar sekitar 500 meter panjang dan hingga 100 meter lebar.
Kemungkinan lain ialah aliran lumpur tebal yang berisi sebanyak 50 persen hingga 60 persen endapan dengan konsistensi yang sama dengan tetessan atau lava mungkin bertanggung jawab.
"Penjelasan paling sederhana ialah itu adalah aliran kering yang berisi butiran," kata Pelletier. "Kami kira penjelasan yang lebih sederhana barangkali yang benar."
Keberadaan air di Mars menjadi percakapan hangat bagi ilmuwan. Mereka telah mengajukan bukti kuat mengenai timbunan air beku yang sangat besar di kolam Mars dan menunjukkan ciri-ciri geologis yang menunjukkan bahwa banyak air telah mengalir di permukaan planet tersebut telah lama berselang.
Air adalah unsur penting bagi pertanyaan apakah kehidupan, bahkan hanya dalam bentuk mikroba, pernah ada di Mars. Di Bumi, semua bentuk kehidupan memerlukan air untuk bertahan hidup.
Kennet Edgett dari Malin Space Science Systems di San Diego, yang terlibat dalam studi 2006 yang menyatakan aliran tersebut adalah cairan, tak bersedia memberi komentar.
Busby SEO Test
Busby SEO Test
一昔前の全身脱毛は…。
8 tahun yang lalu
Tutorial komen in English dan Tutorial komen in Indonesia